Siswa SMA Surya Buana Meraih Penghargaan di Rumania 2018

Selamat dan Sukses Kepada Ananda Rakha Naufal Putra yang telah meraih penghargaan.

Penemuan Siswi ini mengantarkannya sampai ke Kroasia

INOVA Budi Uzor 2017 Croatia (Eropa)

Prestasi Internasional Siswa SMA Surya Buana Malang 2017

Euro Invention Day (Rumania) 2017 Meraih Medali Emas

Menerima Amal Jariah

Menerima Amal Jariah untuk Pembangunan Masjid.

Saturday, May 2, 2020

INFO KELULUSAN

Assalamu’alaikum Wr.Wb

Salam shilaturrohmi semoga kita selalu dalam lindungan dan mendapatkan Hidayah, Ma’unah serta dikarunia Kesehatan oleh Allah SWT, Amin.
Sesuai dengan Himbauan dari Dinas Pendidikan Propinsi nomor 420/2438.1/101.1/2020 poin 4a tentang Kelulusan dan Hasil Rapat Pleno Bapak/Ibu guru SMA Surya Buana Malang, pada hari Kamis, 30 April 2020, menetapkan Kelulusan Siswa SMA Surya Buana Malang, Adapun hasilnya sebagai berikut :


untuk info kelulusan bisa klik link info kelulusan

Friday, April 17, 2020

Alur Penerimaan Peserta Didik Baru Online 2020/2021


1. Calon peserta didik mengisi formulir pendaftaran di Web SMA Islam Suray Buana Malang Link Disini

2. Melakukan pembayaran PPDB ke nomor rekening 0864133222 Bank BNI Syariah atas nama Siska Ferina Susianti

3. Menghubungi Contact person Pak Eko 085790801857 (WA) untuk mendapatkan kode nomor ujian masuk

4. Mengerjakan soal ujian masuk SMA Islam Surya Buana sesuai arahan dari kontak person 

5. Hasil dan SK ujian masuk SMA Islam Surya Buana  Malang akan dikirim via email atau WA calon peserta didik berupa file pdf

6. Melakukan daftar ulang dan membayar biaya masuk di Yayasan yang bertempat di Jl. Gajayana IV No.631 Dinoyo Kec. Lowokwaru Kota Malang Jawa Timur 65144 (Kantor MTs Surya Buana) atau melalui transfer bank melalui rekening Bank BRI 3127-01-002178-53-1 atas nama Lusi Hendrawati

Monday, March 9, 2020

STUDY VISUAL : INNOVATION BEYOND BONDARIES (Inovasi yg tak Terbatas)

    Sesuai dengan tema, siswa-siswi bersama guru SMA Islam Surya Buana Malang memunculkan ide-ide inovatif dalam mengaplikasikan rumpun mata pelajaran dijadikan menjadi satu kegiatan Study Visual.
.


     Dalam kegiatan ini, para siswa diberikan tantangan untuk menawarkan produknya kepada halayak pengunjung Car Free Day (CFD) Malang. tidak hanya siswa, para gurupun tidak kalah dalam memasarkan produknya, dengan mempromosikan SMA Islam Surya Buana Malang.
.


    Yuk,,,sekolah di Sekolah yg Berbasis Islam, tidak hanya belajar ilmu sukses di dunia. ingin sukses di akhiratpun insyaallah akan dapatkan, program Ibadah setiap hari, tahfidz, KIR, dan kegiatan inovatif lainya akan kalian nikmati di SMA Islam Surya Buana Malang.
#ppdb2020
@tksuryabuana @sdislamsuryabuana @matsasurba @ppmsuryabuana @cfdijen #cfd #cfdmalang #malangkuliner #malanhhits #kampungwarnawarnimalang #sekolahislam #sekolahalam #sekolahinovatif
📱 *Info PPDB* :
(0341)5024546, 085655585183, +62 857-9080-1857

Monday, February 10, 2020

Field Trip SMA Surya Buana 2020

     Alhamdulillah pada hari Senin 10 Februari 2020 SMA Surya Buana  melaksanakan kegiatan Field Trip atau Studi lapangan dengan tema " Knowlege to Elevate with Edutaiment" ke tempat yang dituju guna menambah wawasan siswa-siswi SMA Surya  Buana.
     Kegiatan ini dikemas dengan kegiatan megamati lapangan dalam hal edukasi sambil rekreasi yang bertujuan melepas jenuh dalam kegiatan sehari-hari siswa/siswi. Tempat yang dituju adalah Kampus MIPA Universitas Negeri Malang dan lokaasi kedua adalah Ecogreen Park dan Jatim Park 2 di kota Batu.
       Sebelum kunjungan ke FMIPA UM siswa/siswi dikondisikan dengan mengikuti kegiatan sebagaimana biasanya yaitu mengaji dan sholat dhuha di masjid Al-Hikam UM.
    Setelah kegiatan ibadah selesai siswa/siswi dibriefing Bapak/Ibu guru sebelum menuju ke FMIPA UM supaya kunjungan dapat berjalan dengan tertib dan selesai tepat waktu. Siswa/siswi diberi worksheet atau tugas lembar kerja yang harus dikerjakan selama kunjugan ke FMIPA UM, Eco Green Park dan Jatim Park 2.  Selama acara kunjungan siswa-siswi mengikuti kegiatan degan baik dan tertib, memperhatikan dengan seksama pemateri dari UM, dan emngajukan beberapa pertanyaan. Hal ini untuk memotivasi siswa untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang perkuliahan juga di salah satu kampus di kota Malang ini.
             

    Sesuai dengan rundown kegiatan, acara kunjungan FMIPA UM selesai tepat pukul 9.30 pagi Bapak/Ibu guru mengarahkan siswa-siswi ke bis yang sudah siap berangkat ke kota Batu. dan perjalanan yang dibutuhkan hanya sekitar 30 menit dari Universitas Negeri Malang. 




    Selama di Eco green park dan Jatim Park 2 siswa/siswi mengamati satwa -satwa yang ada di sana mencari spot untuk ber-swa foto dan mengikuti permainan-pemainan yang ada di Jatim Park dan menyelelesaikan tugas atau worksheet untuk dikumpulkan ke Bapak/Ibu Guru.
    Semoga kegiatan tersebut memberikan manfaat dan menambah wawasan siswa-siswi dalam kelanjutan pendidikan yang lebih tinggi dan wawasan dalam flora dan fauna dengan cara yang menyenangkan.
Barrokallah.. 

Tuesday, January 28, 2020

Five Day School SMA Surya Buana : BIJAK MENYIKAPI KEBIJAKAN FULL DAY SCHOOL

Five Day School SMA Surya Buana :
BIJAK MENYIKAPI KEBIJAKAN FULL DAY SCHOOL
Ahmad Zain Fuad,S.Si,S.Pd.,M.Pd.
Pendidikan secara sederhana dapat diartikan sebagai usaha manusia untuk membinakepribadiannya sesuai dengan nilai-nilai di dalam masyarakat dan kebudayaannya.Dengan demikian, bagaimanapun sederhananya peradaban suatu masyarakat, di dalamnyaterjadi atau berlangsung suatu proses pendidikan. Karena itulah sering dinyatakan pendidikantelah ada sepanjang peradaban umat manusia. Pendidikan pada hakikatnya merupakan usahamanusia melestarikan hidupnya.
Pendidikan merupakan hal yang terpenting dalam kehidupan kita. Ini berarti bahwa setiap manusia berhak mendapat dan berharap untuk selalu berkembang dalam pendidikan.Pertama kali kita dikenalkan dengan pendidikan formal adalah di sekolah. Tahun-tahun sekolah merupakan tahun landasan pendidikan bagi setiap orang. Pendidikan memberikan kita pengetahuan tentang dunia, membuka jalan untuk karir yang baik dan membangun karakter.
Beberapa alasan mengapa pendidikan itu sangat penting.

1. Memberikan Pengetahuan
Sebuah efek langsung pendidikan adalah mendapat pengetahuan. Pendidikan memberikan kita pengetahuan tentang dunia sekitar, mengembangkan perspektif kita dalam memandang kehidupan dan membantu kita membentuk pendapat dan mengembangkan sudut pandang. Informasi yang terus menerus membombardir kita, tidak dapat dikonversi menjadi pengetahuan tanpa katalis yang disebut pendidikan. Pendidikan membuat kita mampu menafsirkan hal-hal yang benar dan menerapkan informasi yang dikumpulkan dalam skenario kehidupan nyata. Pendidikan tidak terbatas pada pelajaran dari buku teks,pendidikan yang sesungguhnya diperoleh dari pelajaran yang diajarkan kehidupan.

2. Untuk Karir/Pekerjaan
Pendidikan penting karena melengkapi kita dengan keahlian yang diperlukan dalam membantu kita mewujudkan tujuan karir kita. Keahlian adalah pengetahuan yang mendalam tentang bidang tertentu yang dapat membuka pintu ke peluang karir yang cemerlang. Pendidikan yang baik adalah kriteria kalayakan untuk mendapatkan pekerjaan. Dalam bidang apapun, pendidikan selalu terbukti bermanfaat. Kita ditimbang di pasar kerja atas pendidikan kita dan seberapa baik kita menerapkannya.

3. Membangun Karakter
Pendidikan penting karena mengajarkan kita perilaku yang benar dan sopan santun, sehingga membuat kita beradab. Pendidikan adalah dasar dari budaya dan peradaban. Hal ini penting dalam pengembangan nilai-nilai dan kebajikan kita. Pendidikan memupuk kita menjadi individu dewasa, individu yang mampu merencanakan masa depan, dan mengambil keputusan yang tepat dalam hidup. Pendidikan memberikan kita wawasan hidup dan mengajarkan kitauntuk belajar pada pengalaman.

SMA Surya Buana Malang sebagai salah satu lembaga di bawah Yayasan Bahana Cita Persada Malang sampai saat ini masih konsisten dalam membina dan mencetak generasi manusia menjadi generasi yang berpengatahuan serta memiliki sikap yang baik berakhlaqul karimah  menuju  manusia seutuhnya. hal ini sudah diwujudkan dalam berbagai program dalam rangka merealisasikan ketiga hal diatas, memberikan pengetahuan, pembinaan karir dan membangun karakter.

Seiring dengan perkembangan kebijakan yang disosialisasikan oleh Kementrian Pendidikan Nasional tentang Full Day School maka kami selaku pelaksana harian proses pembelajaran bersama bapak/ibu guru akan menyesuaikan kebijakan tersebut. apalagi sekolah-sekolah di Kota Malang sebagian besar sudah menerapkan kebijakan tersebut sejak semester genap tahun pelajaran 2016/2017. ada kemungkinan kebijakan tersebut akan dilaksanakan secara serentak Sekolah Menengah Atas (SMA) se-kota Malang.
Kegiatan Kepramukaan SMA Surya Buana Malang

Konsekuensi dari perubahan tersebut bagi SMA Surya Buana tidaklah membawa pengaruh yang signifikan karena di SMA Surya Buana Malang sudah menerapkan program Full Day School sebagaimana yang diterapkan yakni sampai pada jam 16.00. justru yang menjadi perhatian dan pemikiran yang mendalam adalah penerapan 5 (lima) hari proses Kegiatan Belajar Mengajar atau kami mengistilahkan program Five Day School  dengan tetap mempertahankan ciri khas SMA Surya Buana Malang dalam menanamkan karakter Akhlaqul Karimah (budi pekerti) dan religious dalam kehidupan sehari-hari siswa.

Adapun langkah bijak menyikapi kebijakan Full Day School ini SMA Surya Buana Malang menerapkan langkah dengan tidak megurangi pelayanan pembinaan siswa kepada Wali Siswa, diantaranya :
1. Kegiatan Mengaji bersama, Dzikr Asmaul Husna dan Sholat Dhuha;
2. Motivasi Akhlaq Pagi (MAP) dilaksanakan setelah Sholat Dhuha.
3. Membaca doa bersama dan pembinaan Khusus BTQ dan Tahfidz pagi.
4. Penanman Budaya Membaca melalui program literasi dengan tema keagamaan, kepahlawanan, dan ilmu pengetahuan
5. Pelaksanaan Kegiatan Belajar Mengajar sesuai Kurikulum 2013;
6. Kegiatan sholat Dhuhur dan Ashar  berjamaah bersama bapak/ibu guru dan kayawan.
7. Pembinaan Tahfidz siswa sesuai dengan jenjang dan berkelanjutan, senin dan selasa.
8. Pembinaan Ilmu Al-Qur’an (Tajwid), Rabu dan Kamis;
9. Kegiatan ekstrakurikuler sesuai dengan pilihan yang diikuti selama 2 jam pembelajaran pada hari jum’at;
10. Kegiatan khusus Literasi oleh Waka Kurikulum dan Tim Distatib KBM
11. We Are a Bussinesman (Edu Agronomi),
12. Pesantren Sabtu-Ahad (PETUAH) ;
13. Pembiasaan Muhasabah Jum’at oleh TIM BTQ.
14. Bersalaman dengan guru sebelum pulang sekolah
15. Pembiasaan Tahfidh pagi siang (One Day One Surah) dan Sore secara bertahap
16. Hari Sabtu peserta didik diagendakan untuk pembelajaran di rumah bersama orang tua guna menambah intensitas waktu yang lebih berkualitas bagi keluarga mereka, sehingga tercipta komunikasi dan hubungan emosional yang lebih harmonis.
17. Setiap sabtu akhir bulan kegiatan Study Visual, kegiatan pembelajaran yang menyenangkan dan penuh makna dengan mengkolaborasi berbagai mata pelajaran.

Sedikit kegiatan diatas merupakan bagian kecil yang akan diterapkan oleh bapak/Ibu SMA Surya Buana Malang menyikapi kebijakan Full Day School. tentu semua dikonsep dan direncakan lebih detail lagi dalam rangka mewujudkan generasi Muslim siswa SMA Surya Buana Malang yang Unggul, Inovatif, kreatif dan Berakhlaqul Karimah.

*Kepala SMA Surya Buana Malang dan Kepala Pondok Pesantren Modern (PPM) Surya Buana Malang

Tuesday, January 21, 2020

Rancangan Sistem Penjaminan Mutu Pendidikan SMA Surya Buan Malang

Rancangan Sistem Penjaminan Mutu Pendidikan
SMA Surya Buan Malang

 Acuan Mutu Pendidikan

Pelaksanaan sistem penjaminan mutu pendidikan di SMA Surya Buana Malang mengacu pada standar sesuai peraturan yang berlaku. Acuan utama sistem penjaminan mutu pendidikan SMA Surya Buana Malang adalah Standar Nasional Pendidikan (SNP) yang ditetapkan oleh pemerintah pusat melalui Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP). SNP adalah standar minimal yang ditetapkan pemerintah dalam bidang pendidikan yang harus dipenuhi oleh satuan pendidikan dan semua pemangku kepentingan dalam mengelola danmenyelenggarakan pendidikan, yang terdiri atas:
1. Standar Kompetensi Lulusan;
2. Standar Isi;
3. Standar Proses;
4. Standar Penilaian;
5. Standar Pendidik dan Tenaga Kependidikan;
6. Standar Pengelolaan;
7. Standar Sarana dan Prasarana; dan
8. Standar Pembiayaan.

Sistem Penjaminan Mutu SMA Surya Buana Malang

Sistem penjaminan mutu pendidikan dasar dan menengah terdiri atas dua komponen besar yaitu Sistem Penjaminan Mutu Internal dan Sistem Penjaminan Mutu Eksternal. Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) adalah sistem penjaminan mutu yang berjalan di dalam satuan pendidikan dan dijalankan secara intrenal dalam lingkungan SMA Surya Buana Malang. Sedangkan Sistem Penjaminan Mutu Eksternal (SPME) adalah sistem penjaminan mutu yang dijalankan oleh pemerintah, baik pemerintah pusat (kemendikbud) maupun pemerintah daerah (Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur), badan akreditasi dan badan standar. Sistem ini diatur dalam peraturan mentreti pendidikan dan kebudayaan No 28 tahun 2016 tentang Sistem Penjaminan Mutu Pendidikan Dasar dan Menengah dan dijelaskan pada Pedoman Umum Sistem Penjaminan Mutu Pendidikan Dasar dan Menengah.

Gambar 1
SMA Surya Buana Malang dalam melaksanakan sistem penjaminan mutu tersebut dengan berpegang teguh pada beberapa prinsip, yaitu :
1. Mandiri dan partisipatif
Sistem penjamianan mutu SMA Surya Buana Malang dikembangkan dan diimplementasikan secara mandiri dengan membangun partisipasi aktif seluruh elemen (guru, siswa dan karyawan) dan mewujudkan penjaminan mutu yang sudah dirancang.
2. Terstandar
Sistem penjamianan mutu SMA Surya Buana Malang menggunakan acuan mutu minimal Standar Nasional Pendidikan
3. Integritas
Sistem penjamianan mutu SMA Surya Buana Malang menggunakan data dan informasi yang jujur sesuai dengan kondisi yang ada, dengan senantiasa mengevaluasi setiap kebutuhan yang sudah ada untuk perbaikan yang lebih baik.
4. Sistematis dan berkelanjutan
Sistem penjamianan mutu SMA Surya Buana Malang dilaksanakan secara berkelanjutan mengikuti lima langkah penjaminan mutu yang membentuk suatu siklus yang dilaksanakan secara berurutan dan berkelanjutan membentuk suatu siklus sebagaimana gambar siklus
5. Holistik
Sistem penjamianan mutu SMA Surya Buana Malang dilaksanakan terhadap keseluruhan unsur yang meliputi organisasi (manajemen SMA Surya Buana), kebijakan, dan proses-proses yang terkait dalam pelaksanaan kegiatan lembaga SMA Surya Buana Malang.
6. Transparan dan Akuntabel
Sistem penjamianan mutu SMA Surya Buana Malang seluruh aktivitas dalam pelaksanaan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) terdokumentasi dengan baik dalam berbagai dokumen mutu dan dapat diakses oleh seluruh pemangku kepentingan.
Untuk melakukan Penjaminan Mutu Pendidikan disatuan Pendidikan ditnjukkan pada



Gambar 2.



 

Langkah penjaminan mutu SMA Surya Buana Malang dalam siklus terdiri atas:
1. Penetapan Standar Memiliki standar mutu sebagai landasan dalam melaksanakan penjaminan mutu pendidikan. Sesuai dengan Undang-Undang No. 20 Tahun 2003, SNP adalah kriteria minimal dalam menyelenggarakan pendidikan. Satuan Pendidikan dapat menetapkan standar di atas SNP apabila penyelenggaraan pendidikan telah memenuhi seluruh kriteria dalam SNP.
2. Pemetaan Mutu
Sistem Penjaminan Mutu Internal SMA Surya Buana Malang memetakan mutu pendidikan berdasarkan standar mutu yang telah ditetapkan melalui kegiatan evaluasi diri yang menghasilkan peta mutu (capaian standar), masalah yang dihadapi dan rekomendasi;
3. Penyusunan Rencana Pemenuhan
Membuat perencanaan pemenuhan mutu berdasarkan hasil pemetaan mutu, dokumen kebijakan SMA Surya Buana Malang serta rencana strategis pengembanganya. Hasil perencanaan dituangkan dalam dokumen perencanaan serta rencana aksi kegiatan;
4. Pelaksanaan Pemenuhan Mutu
SMA Surya Buana Malang melaksanakan pemenuhan mutu dan kegiatan proses pembelajaran sesuai hasil perencanaan sehingga standar dapat tercapai;
5. Evaluasi/Audit Mutu
SMA Surya Buana Malang melakukan pengendalian terhadap proses pelaksanaan pemenuhan mutu yang telah dilakukan sesuai dengan perencanaan yang disusun untuk menjamin kepastian terjadinya peningkatan mutu yang berkelanjutan.
Seluruh langkah dalam siklus penjaminan mutu dilaksanakan SMA Surya Buana Malang dengan melibatkan pemangku kepentingan.  Seluruh langkah penjaminan mutu pada SMA Surya buana dilaksanakan dalam satu atau lebih siklus sampai menghasilkan rapor hasil implementasi sistem penjaminan mutu yang sudah dirancang.
Gambar 3
Fokus pelaksanaan penjaminan mutu SMA Surya Buana Malang adalah adanya peningkatan mutu secara berkelanjutan. Perubahan peningkatan yang terjadi iilustrasikan dalam bentuk tangga seperti yang tersaji pada Gambar 3. Posisi awal tangga menggambarkan kondisi mutu satuan pendidikan saat awal pelaksanaan siklus penjaminan mutu. Pelaksanaan siklus penjaminan mutu secara
berkelanjutan mendorong satuan pendidikan untuk menaiki anak tangga.

Tim Penjaminan Mutu pendidikan SMA Surya Buana Malang
Tim Penjaminan Mutu Pendidikan SMA Surya Buana Malang sebagai berikut :
1. Ahmad Zain Fuad,S.Si,S.Pd.,M.Pd. (Kepala Sekolah)
2. Drs. Sudariono, MM. (Pengawas SMA Surya Buana Malang)
3. Supervisor Yayasan Bahana Cita Persada (Drs. Sutarman,M.Pd.)
4. Dr. Subanji,M.Si (Pengembang Yayasan)
5. Dra. Hj. Sri Istuti Mamik,M.Ag. (Auditor Internal)
 
Tim Penjamianan Mutu SMA Surya Buana Malang memiliki tugas sebagai berikut ;
1. Mengkoordinasikan pelaksanaan penjaminan mutu dengan berbagai pihak yang terlibat dalam mewujudkan jaminan mutu yang sudah ditetapkan.
2. Melakukan pembinaan, bimbingan, pendampingan, dan supervisi terhadap bapak dan ibu guru serta karyawan SMA Surya Buana Malang dalam rangka menjaga kualitas penjaminan mutu.
3. Melaksanakan pemetaan mutu pendidikan berdasarkan data mutu yang didapatkan dalam evaluasi dan monitorig pelaksanaan standar mutu yang sudah ditetapkan.
4. Melakukan evaluasi dan monitoring proses pelaksanaan pemenuhan mutu yang sudah dilaksanakan.
5. Memberikan rekomendasi strategi pemenuhan mutu berdasarkan hasil evaluasi dan monitoring kepada ketua Tim sebagai pelaksana teknis.

Sistem penjaminan mutu internal dapat berjalan dengan baik di satuan pendidikan jika terdapat unsur penjaminan mutu di dalam manajemennya. Unsur penjaminan mutu tersebut dapat dalam bentuk Tim Penjaminan Mutu Pendidikan Sekolah (TPMPS) yang merupakan tim independen di luar manajemen sekolah yang minimal berisi perwakilan pimpinan satuan pendidikan, pendidik, dan tenaga kependidikan lainnya serta komite di satuan pendidikan tersebut. Jika sumberdaya satuan pendidikan tidak mencukupi, fungsi penjaminan mutu ini menjadi tugas dari tim manajemen yang sudah ada dalam satuan pendidikan.
Pembagian tugas dalam sistem penjaminan mutu pada satuan pendidikan dapat dilihat pada Tabel 2.1. Satuan pendidikan dalam melaksanakan tugas pada sistem penjaminan mutu pendidikan dapat melakukan koordinasi dan kerjasama dengan Tim Penjaminan Mutu Pendidikan Daerah (TPMPD) yang dibentuk oleh pemerintah daerah.
Ukuran Keberhasilan Penjaminan Mutu Pada Satuan Pendidikan
Ukuran keberhasilan penjaminan mutu oleh satuan pendidikan terdiri dari indikator keluaran (output), hasil (outcome) dan dampak.
Keberhasilan pelaksanaan penjaminan mutu di satuan pendidikan dipengaruhi oleh:
1. Komitmen manajemen dan kepemimpinan (management commitment and leadership)
2. Perbaikan yang berkelanjutan (continous improvement)
3. Mutu hasil belajar meningkat
4. Berorientasi pada kepuasan pengguna layanan secara menyeluruh (total customer statisfaction)
5. Keterlibatan aktif pendidik dan tenaga kependidikan (employee involvement)
6. Pelatihan (training)
7. Komunikasi (communication)
8. Kerjasama (teamwork)

PERGURUAN SURYA BUANA DALAM MENYONGSONG ERA INDUSTRI 4.0

PERGURUAN SURYA BUANA DALAM MENYONGSONG ERA INDUSTRI 4.0
Ahmad Zain Fuad,S.Si,.S.Pd.,M.Pd.*
Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah keadaan suatu kaum sebelum mereka mengubah keadaan mereka sendiri (QS. Ar-Ra’d:11).
Era Industri 4.0
Istilah industri 4.0 berasal dari sebuah proyek yang diprakarsai oleh pemerintah Jerman untuk mempromosikan komputerisasi manufaktur. Lee et al (2013) menjelaskan, industri 4.0 ditandai dengan peningkatan digitalisasi manufaktur yang didorong oleh empat faktor: 1) peningkatan volume data, kekuatan komputasi, dan konektivitas; 2) munculnya analisis, kemampuan, dan kecerdasan bisnis; 3) terjadinya bentuk interaksi baru antara manusia dengan mesin; dan 4) perbaikan instruksi transfer digital ke dunia fisik, seperti robotika dan 3D printing. Lifter dan Tschiener (2013) menambahkan, prinsip dasar industri 4.0 adalah penggabungan mesin, alur kerja, dan sistem, dengan menerapkan jaringan cerdas di sepanjang rantai dan proses produksi untuk mengendalikan satu sama lain secara mandiri. Hermann et al (2016) menambahkan, ada empat desain prinsip industri 4.0. Pertama, interkoneksi (sambungan) yaitu kemampuan mesin, perangkat, sensor, dan orang untuk terhubung dan berkomunikasi satu sama lain melalui Internet of Things (IoT) atau Internet of People (IoP). Prinsip ini membutuhkan kolaborasi, keamanan, dan standar. Kedua, transparansi informasi merupakan kemampuan sistem informasi untuk menciptakan salinan virtual dunia fisik dengan memperkaya model digital dengan data sensor termasuk analisis data dan penyediaan informasi. Ketiga, bantuan teknis yang meliputi; (a) kemampuan sistem bantuan untuk mendukung manusia dengan menggabungkan dan mengevaluasi informasi secara sadar untuk membuat keputusan yang tepat dan memecahkan masalah mendesak dalam waktu singkat; (b) kemampuan sistem untuk mendukung manusia dengan melakukan berbagai tugas yang tidak menyenangkan, terlalu melelahkan, atau tidak aman; (c) meliputi bantuan visual dan fisik. Keempat, keputusan terdesentralisasi yang merupakan kemampuan sistem fisik maya untuk membuat keputusan sendiri dan menjalankan tugas seefektif mungkin.

Dengan berbagai kemajuanya, Era revolusi industri 4.0 menjadi tantangan berat bagi pendidikan, terutama guru sebagai ujung tombak pendidikan. Mengutip dari Jack Ma dalam pertemuan tahunan World Economic Forum 2018, tantang besar di era ini adalah Pendidikan. Jika tidak mengubah cara mendidik dan belajar-mengajar, 30 tahun mendatang kita akan mengalami kesulitan besar. Pendidikan dan pembelajaran yang syarat dengan muatan pengetahuan dan mengesampingkan muatan sikap serta keterampilan sebagaimana saat ini, kelak akan menghasilkan peserta didik yang tidak mampu berkompetisi dengan mesin. Dominasi pengetahuan dalam pendidikan dan pembelajaran harus diubah agar kelak anak-anak mampu mengungguli kecerdasan mesin sekaligus mampu bersikap bijak dalam menggunakan mesin untuk kemaslahatan.
Perpaduan antara sikap (akhlaq), keterampilan dan pengetahuan dengan di padu kemampuan berkompetisi dengan mesin menjadi tantangan yang harus dihadapi oleh pendidikan. Jika guru dalam proses pembelajaran mengutamakan kompetensi penggunaan perangkat mesin dengan mengesampingkan kompetensi berakhlaq mulia, maka ruh pendidikan akan sirna, karena ruh pendidikan pada prinsipnya adalah adanya perubahan akhlaq yang lebih baik.
Dalam berbagai literature filsafat dikemukakan, pendidikan adalah proses humanisasi, memanusiakan manusia. Hingga pada uraian ini, Erich Fromm mengungkapkan kekhawatirannya terhadap terhadap apa yang disebut dengan masyarakat teknologis lewat bukunya, The Revolution Hope. DandDi era Revolusi Industri 4.0 inilah akan memunculkan masyarakat teknoligis. Bahkan fromm menyampaikan “Momok itu bukanlah bahaya laten komunisme, bukanlah fasisme, tetapi masyarakat yang telah menjadi mesin (a completely mecahnise society) yang mendewakan produksi maksimal dan konsumsi maksimal dibawah pimpinan computer. Dalam konteks masyarakat teknologis ini tentu bukan zamanya lagi kalau proses pembelajaran lebih mengandalkan resitasi dan berpusat pada guru. Begitu cepatnya sistem informasi sehingga beberapa aktivitas konvensional guru,terutama bekaitan penyampaian ilmu mulai terdisrupsi.

Masyakat teknologis kehadiranya tidak bisa dihindarkan. Meski demikian, humanisasi terhadap masyakat teknologis, tegas fromm, adalah sebuah keharusan agar manusia tetap  dalam bingkai kemanusiaanya. Dalam konteks pendidikan, secanggih apapun instrumen teknologisnya, pendidikan tidak boleh mengingkari filosofinya sebagai praksis  manusia (Pemanusiaan). Berdasarkan data filosofi tersebut, haidar menyampaikan dalam memulihkan sekolah, memulihkan manusia (2019), praksis pendidikan harus tetap terarah kepada dimensi manusia yang terdalam, jiwa dan hati.

Perguruan Surya Buana dalam Menyongsong era Industri 4.0
Sebagai sekolah umum yang berbasis agama , tentu akan selalu siap menyongsong sebuah perubahan. Perubahan itu sunnatullah, namun perubahan itu harus kita “jemput” dan kita pelajari sehingga menjadi ilmu baru yang bisa di kolaborasikan dalam kegiatan harian, Budaya Mutu Sekolah.
Perubahan yang saat ini kita hadapi adalah era Industri 4.0. dimana tantangan terberat kita adalah bagaimana pendidikan yang diberikan kepada masyarakat benar-benar membawa makna sekaligus sebagai bekal para siswa dalam mengadapi zamanya dan era pada masa depanya kelak. Dalam proses pembelajaranya, para siswa sudah tidak lagi gaptek teknologi, wifi, laboratorium komputer sekolah senantiasa tersedia sebagai bahan pembelajaran agar siswa mampu dengan mudah menyerap ilmu pengetahuan berbasis teknologi dengan media kekinian, tentu semua itu dilaksanakan dengan bimbingan guru. Penanaman akhlaq dalam bermedia online, berperilaku sehari-hari, memaknai pelajaran-pelajaran non agama menjadi pelajaran yang penuh sarat makna agama, serta memaknai kehidupan dan permasalahan sehari-hari menjadi sebuah nilai makna yang penuh hikmah, rangkaian kegiatan ini terangkum dalam Kegiatan Pembinaan Motivasi Akhlaq Pagi (MAP), Kisah Inspiratif, dll. Pesantren Sabtu-Ahad (Petuah), Bina Tahfidz dan baca Tulis Al-Qur’an (BTQ). semua kegiatan ini senantiasa dilaksanakan secara terukur, terstruktur serta berkelanjutan.
Bagi kami, yang terpenting dalam menghadapi era ini adalah menumbahkan kesadaran dalam diri bagaimana seseorang itu harus bersikap menghadapi zamanya. Penumbuhan kesadaran ini tentunya harus dibekali dengan pupuk yang bagus berupa proses pembelajaran dan kegiatan di sekolah yang penuh makna dan nilai-nilai akhlaqul karimah. Karena sesungguhnya Inti dari risalah rasulullah saw adalah perbaikan nilai-nilai akhlaq dalam diri manusia, Innama bu’itstu liutammima makarimil akhlaq, sungguh aku di utus untuk menyempurnakan akhlaq.
Team SMA Surya Buana Malang mewakili Indonesia mendapatkan medali Emas di Thailand

Selain sistem pendidikan didalamnya (Budaya Sekolah), Guru juga memberikan peran penting dalam menghadapai perubahan zaman. Guru sebagai seorang yang berilmu menjadi tumpuhan utama dalam membina siswa, guru juga sebagai makhluq Allah swt yang dianugrahi ilmu untuk diajarkan kepada manusia haruslah benar-benar mampu menjadi tauladan bagi siswa, terutama dalam berakhlaq mulia, jika guru hanya mengandalkan ilmu dalam mentrasfer ilmu tanpa tauladan, maka tidak ada bedanya guru dengan robot (mesin), bisa jadi secara teknis pentransferan ilmu pengetahuan, guru akan mudah dikalahkan oleh mesin searching google, atau media online yang lain. Namun mesin-mesin tidak mampu memberikan transfer ilmu hikmah serta perubahan akhlaqul karimah, bahkan tidak akan mampu menyentuh ranah Humanis dalam diri manusia. Oleh sebab itu, adanya Pembinaan rutin, pelatihan, workshop serta penilaian bulanan guru senantiasa dilaksnakan secara rutin, khusus penilaian berkala kepada bapak-ibu guru dan karyawan sudah diberlakukan berupa raport bulanan, guru dan karyawan setiap akhir bulan akan menerima raport bulanan dari kepala sekolah yang selanjutnya akan menjadi bahan evaluasi Yayasan dalam menentukan kebijakan peningkatan Sumber Daya Pendidik dan Tenaga Kependidikan di lingkungan Perguruan Surya Buana Malang. semoga dengan raport bulanan guru dan karyawan ini akan mampu meningkatkan kesadaran yang tinggi dalam diri guru dan karyawan perguruan Surya Buana, sekaligus sebagai bahan evaluasi peningkatan mutu pelayanan pendidikan kepada masyarakat, khususnya siswa-siswi, dan wali siswa Perguruan Surya Buana Malang.

*Penulis adalah direktur bagian kurikulum dan QA, Kepala Sekolah SMA Surya Buana, dan Kepala PPM Surya Buana Malang.