Sunday, July 31, 2016

Prestasi Peneliti Indonesia pada Ajang EuroInvent 2016

Peneliti Indonesia kembali mengharumkan nama bangsa di ajang penelitian internasional EuroInvent 2016. Tiga orang pelajar dan satu pengajar asal Indonesia mendapatkan medali emas dan perak serta beberapa Special Prize untuk penelitian yang ditampilkan sejak tanggal 19 Mei – 21 Mei 2016 di Palas Mall, Ia┼či, Romania.

Dra. Mardiyah Yusuf Hasan Mansoor, pengajar di SMA Surya Buana Malang, meraih Gold Medal dan beberapa Special Prize untuk penelitiannya yang berjudul "Being Beautiful by Using Cosmetic from Waste of Fruit" yang memanfaatkan buah-buahan asal Indonesia sebagai krim perawatan kulit.

Nirmaya Amalia Putri, pelajar kelas 10 di SMA 3 Malang, meraih Gold Medal dan beberapa Special Prize untuk penelitiannya yang berjudul "The Use of Egg Shell as a Material to Produce Gypsum". Penelitian ini bertujuan untuk memanfaatkan cangkang telur sebagai gypsum dalam perawatan patah tulang.

Qonita Kurnia Anjani, mahasiswi Universitas Hasanuddin Makassar, meraih Gold Medal untuk penelitiannya yang berjudul "Nepelactobi: Solution for Prevention Colorectal Cancer".

Adjienda Maullana, pelajar kelas 10 di SMA Surya Buana Malang, meraih Silver Medal dan beberapa Special Prize untuk penelitiannya mengenai penggunaan kulit buah jeruk sebagai bioethanol untuk bahan bakar.

Para peneliti tersebut berada dibawah naungan INNOPA (Indonesian Invention and Innovasion Promotion Association), organisasi yang bergerak di bidang penelitian dan inovasi di Indonesia. Turut hadir dalam acara ini adalah Bapak Elzan Kurnia Oktajaya dari Sekolah Surya Buana Malang dan Bapak Andi Dwi Putra sebagai wakil dari INNOPA yang menjadi koordinator para peneliti dalam ajang EuroInvent 2016 ini.
Reaksi:

0 komentar:

Post a Comment