Langsung ke konten utama

TIPS MELAWAN KEMALASAN DI BULAN PUASA MENURUT KITAB FISIKA

 


Bulan suci Ramadhan adalah bulan umat muslim melakukan banyak ibadah dan amal baik Seperti berpuasa, sholat tarawih, tadarus Al-Qur’an. Namun, pada bulan puasa orang-orang juga cenderung menjadi lebih malas untuk beraktivitas. Apalagi saat siang menjelang buka puasa. Aktivitas yang dilakukan menurun seiring bergesernya waktu menuju magrib. Padahal, seharusnya produktivitas yang tinggi dibutuhkan untuk mendapatkan banyak pahala dibulan suci ini.

Ada beberapa cara untuk mengurangi malas beraktivitas dalam bulan puasa menurut fisika yaitu:



Menjaga Pola Makan dengan Baik

Pesumo memiliki berat yang besar, karena mereka makan lebih banyak. Walaupun pesumo memiliki berat badan yang besar dari orang normal, tubuh mereka sehat dan gerakan mereka tidak lamban. Pesumo dituntut makan yang banyak dan itu disesuaikan dengan olahraga yang intens. Pegulat sumo biasa makan makanan dengan 20.000 kalori dalam sehari, sedang pria biasa yang sehat dan aktif hanya membutuhkan 2.500 kalori. Kalori tersebut didapatkan dari makanan sehat seperti ikan, sayuran, daging, tahu dll. Menjaga pola makan dengan mengkonsumsi makanan yang kaya kalori tapi sehat dan memperbanyak minum air putih. Jika kurang bisa ditambah dengan mengonsumsi multivitamin atau minuman herbal tradisional.

Saat  beraktivitas, tubuh membutuhkan usaha dan usaha tersebut didapatkan dengan mengambil energi dari kalori yang dibawa dari asupan makanan. Semakin besar kalori yang dikonsumsi maka semakin besar usaha yang bisa dilakukan. Jadi, saat berpuasa sebagian besar orang memiliki asupan energi yang sedikit jadi aktivitas yang mampu dilakukan juga sebanding. Akan tetapi tidak berlaku bagi orang yang mampu menjaga pola makan dengan tepat maka puasa tidak akan mengurangi jumlah aktivitas yang dapat dilakukan.



Memaksa melakukan aktifitas

Menurut hukum 1 Newton dikenal juga dengan hukum kelembaman. Hukum ini berbunyi pada dasarnya setiap benda memiliki sifat kelembaman yaitu sifat mempertahankan posisinya. Sifat kelembaman ini yang menyebabkan benda malas bergerak kalau tidak ada gangguan dari luar. Benda yang semula diam akan mempertahankan posisi diamnya.

Berdasarkan Hukum 1 Newton tersebut dapat kita ketahui bahwa suatu benda tidak akan beraktivitas jika tidak ada gangguan dari luar. Produktivitas bisa dilakukan dengan melawan sifat kelembaman yang kita miliki.

Melawan sifat kelembaman/ kemalasan tersebut bisa dengan cara menghindari kondisi yang membuat rasa malas semakin besar. Contohnya kondisi nyaman nya kasur dimana akan membuat sifat kelembaman semakin besar. Gaya (dorongan atau tarikan) akan sangat mempengaruhi pergerakan suatu benda, semakin besar gaya maka semakin besar percepatan suatu benda sesuai dengan bunyi hukum Newton ke-2. Misalnya kita mencari aktivitas yang kita sukai atau sehingga tarikan dari hal yang kita sukai akan menyebabkan pergerakan kita. Memaksa melakukan aktivitas-aktivitas yang bermanfaat akan membuat seseorang  berhasil melawan sifat kelembaman/kemalasan dari diri kita.

(rv.)

Komentar