Langsung ke konten utama

MAULID NABI MUHAMMAD SAW SMA SURYA BUANA MALANG

 


    Keluarga besar SMA Surya Buana Malang bersama-sama Maulid Nabi Muhammad SAW pada 19 Oktober 2021. Kengiatan ini mengambil  tema “Meneladani Akhlak Nabi Muhammad SAW Sebagai Bekal Membangun Pribadi yang Unggul”. Kegiatan ini dihandle langsung oleh pengurus OSIS SMA Surya Buana Malang. Kegiatan yang dilaksanakan dengan khidmat dan bersahabat ini menjadi kegiatan kedua yang dilakukan selama pembelajaran tatap muka terbatas (PTMT) di lingkungan pendidikan SMA Surya Buana Malang. Tema meneladani akhlak Nabi yang diambil bukan tanpa alasan, alasannya jelas adalah pada zaman sekarang, hampir semua anak-anak muda lebih banyak menghabiskan banyak waktu dengan handphone. Mereka akan lebih sering mendapat informasi dari internet.  Memang tidak semua hal yang ditemui di  internet itu buruk buruk, tetapi mayoritas anak-anak memiliki prilaku dan sikap sesuai dengan apa yang mereka tonton. Akhlak Nabi yang diberkahi dengan sifat tabligh, amanah, sidiq, dan fatonah. Sifat dan sikap Nabi inilah yang dijadikan panutan untuk anak-anak muda yang telah lama di asuh oleh sosial media.



Tidak hanya akhlak Nabi yang menjadi tauladan para anak muda, Tradisi yang selalu ada dari dulu menjadi ciri khas dari perayaan Maulid Nabi Muhammad adalah setiap siswa membawa kue dan nantinya akan di tukar dengan teman sebaya, tradisi ini yang sempat “hilang” karena acara maulid selalu di adakan secara online. Tradisi tukar kue akhirnya kembali ada. Demi memeriahkan acara Maulid Nabi para pengurus Osis juga mengadakan lomba untuk seluruh siswa, lomba yang diadakan adalah (1) Nasyid dan (2) Kaligrafi. Kegiatan Maulid versi SMA Surya Buana memang sederhana namun dilaksanakan tidak dengan apa adanya, Sebelum acara inti di mulai, seluruh warga SMA Surya Buana Malang melantunkan Sholawat Nabi diiringi dengan alat musik rebana. Semoga dengan kegiatan yang selalu positif tidak selalu dengan internet menjadi perubahan sikap dan akhlak para siswa atau anak-anak muda di masa yang akan datang. raf.

Komentar